PASURUAN, PULUNG POST - Harga kedelai import dibulan Januari 2022 ini sudah mencapai angka 10.400 rupiah untuk per kilogramnya dari sebelumnya 9.900 per kiligram. Para pengrajin tempe dan tahu pun banyak yang berkeluh kesah.
Rokhmad seorang pengrajin tempe dari dusun Kepulungan Satu, desa Kepulungan, Gempol, Pasuruan mengungkapkan bahwa dengan kenaikan kedelai ini tidak bisa menaikkan harga, hanya bisa memperkecil ukuran saja. "Sulit pak ya untuk menaikkan harga tempe, karena persaingan para penjual tempe dipasaran. Juga para pembeli maunya murah. Satu-satunya jalan memperkecil ukuran," ungkapnya.
Diharapkan pemerintah bisa mengambil solusi agar harga kedelai bisa menjadi turun atau normal kembali. "Dengan memperkecil ukuran, otomatis jumlah tempe yang dihasilkan semakin banyak dan secara otomatis juga kita mengurangi jumlah perklogramnya kedelai dalam produksi tempe kami, " imbuhnya. (dndg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar