PASURUAN, PULUNG POST - Sebuah mobil pick up terbakar di jalur bebas hambatan minggu (9/1) siang. Mobil pick up tersebut ludes terbakar di tol Gempol-Pasuruan tepatnya di KM 789 desa Curahduku, Kraton, Pasuruan.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Tapi perjalanan Zakaria Ahmad untuk menuju Probolinggo, harus tertunda. Pria asal Menteng, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, tidak menyangka mobil yang dikemudikannya bakal terbakar.
Zakaria saat itu bersama dua penumpang pick up, yaitu Muhtansorul Muzanni, warga Kroya, Cilacap dan Abdul Ghofur, asal Surabaya. Ketiganya hendak ke Probolinggo.
Kanit III PJR Jatim, IPTU Imam S.R menyampaikan, insiden tersebut berlangsung Minggu, mobil pick up yang dikemudikan Zakaria, melaju dari arah Surabaya. Mereka melewati jalan tol Gempol Pasuruan.
Sesampai di KM 789.200, desa Curahduku, Kecamatan Kraton, Pasuruan masalah menghampiri. Tiba-tiba muncul asap yang disertai api keluar dari mesin mobil. Seketika Zakaria menepikan kendaraannya dan mau mengecek dan mengamankan situasi. “Ternyata, api sudah membesar,” kata IPTU Imam.
Karena takut terjadi ledakan, mereka lantas menjauhi mobil. Saat itulah api kian menyala-nyala. Hingga sulit dipadamkan. “Api baru padam beberapa menit kemudian. Setelah mobil damkar datang memadamkan api,” lanjutnya.
Sejauh ini, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Namun, dugaan awal, karena korsleting listrik. Ketiga penumpang pick up juga tidak sampai mengalami cidera. (dndg)
Sumber : Radar Bromo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar